Khoiri Lawan Tumor Wajah Tanpa Pelukan Ayah

“Semenjak suami saya meninggal karena kanker otak, rasanya semakin kelam jalan kesembuhan untuk anak saya. Saya tidak tahu harus mencari pertolongan ke mana lagi”. Ujar Bu Hosniyeh


Anak Bu Hosniyeh sudah menderita kelainan genetik di wajahnya sejak lahir. Kini umur Khoiri sudah 4 tahun dan kelainan itu telah menyebabkan tumor wajah dan katarak di matanya. 

Namun saat itu ada suaminya yang selalu saling dukung untuk membesarkan Khoiri meskipun serba kekurangan.

Di saat Khoiri diejek oleh teman-temannya karena wajahnya,  hati Bu Hosniyeh hancur berkeping-keping, tapi suaminya selalu sabar dan kuat menghibur Khoiri. Akan tetapi, ternyata suaminya harus meninggalkan dunia ini terlebih dahulu akibat kanker otak.

Bu Hosniyeh berusaha tetap kuat demi mewujudkan mimpi pengobatan Khoiri. Dari penghasilan Rp 25000 per hari ia menyisihkan untuk makan anak-anaknya dan untuk tabungan pengobatan Khoiri. 

Namun, biaya pengobatan yang mencapai lebih dari Rp 100 juta itu entah kapan bisa didapatkannya sedangkan tumor di wajah Khoiri terus membengkak. Kini Bu Hosniyeh tak tahu lagi harus mencari pertolongan ke mana.

khoir1

#OrangBaik, mari iringi perjuangan Bu Hosniyeh dalam memperoleh kesembuhan untuk Khoiri.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Info Kegiatan / Donasi ?